MK Sosiologi Sastra memiliki bobot pembelajaran 2 sks. Dalam pembelajarannya akan terbagi 30% teori dan 70% penugasan. SEgala teori tentang Sosiologi Sastra akan diberikan di awal perkuliahan, selebihnya penugasan berupa menganalisis segala genre karya sastra dan kesusastraan yang melingkupi (termasuk pengarang dan masyarakat) dengan tugas tagihan makalah dan presentasi. Teori akan diberikan pada pertemuan 1-4, selebihnya praktik analisis kesusastraan yang berkaitan dengan sosiologi sastra. Selamat berproses dalam perkuliahan Sosiologi Sastra.

MK Apresiai Prosa berjumlah 2 sks. Dalam pembelajarannya 30% teori, 70% tugas mengapresiasi segala bentuk prosa. Mengapa teori cuma 30%? Hal ini karena sudah dipelajari dalam MK Teori Sastra. Teori AP seputar wilayah apresiasi sehingga mahasiswa mampu membedakan wilayah Kritik Sastra dan wilayah Apresiasi sastra (terutama prosa). Selamat berproses di MK Apresiasi Prosa   

Mata kuliah ini berusaha memahamkan mahasiswa tentang seluk beluk bunyi bahasa,, foneti, fonemik, bidang kajian fonetik, tokoh-tokoh fonetik, kalat-alat ucap, klasifikasi bunyi,  koortikulasi, diftong, kluster, silaba dalam bahasa Indonesia, definisi fonem, jenis fonem, prosedur analisis fonem, ciri-ciri supragmental, dan memahami perubahan bunyi bahasa Indonesia.

Media penyalur potensi menulis. Jamak diketahui, keterampilan menulis di kalangan pelajar Indonesia belum bisa dikatakan menggembirakan. Sementara ada siswa yang memiliki minat menulis namun terkendala oleh ketiadaan media untuk menampung ide-ide mereka. Memang bisa saja para pelajar memanfaatkan media blog di internet untuk menjadi ajang mengasah keterampilan menulis. Namun, di daerah-daerah tertentu, keterbatasan akses internet tentu bisa menjadi suatu hambatan. Nah, majalah sekolah atau setidaknya majalah dinding bisa menjadi sarana untuk menampung siswa dalam belajar menulis. Dengan demikian, potensi mereka bisa terus diasah melalui sarana majalah sekolah

Mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar dalam bentuk lisan maupun tulis

Setelah mengikuti mata kuliah ketrampilan menulis, mahasiswa memahami konsep menulis dan dapat mengembangkan kemampuan menulis secara maksimal dalam pembelajaran menulis di Sekolah menengah dan aplikasi menulis untuk pengembangan kreativitas mahasiswa


Mata kuliah ini akan mengkaji seputar prosedur dalam penelitian sastra, meliputi: (1) Langkah-langkah dalam penelitian sastra; (2) Penyusunan proposal penelitian sastra; (3) Metode dan teori sastra; (4) Objek penelitian, teknik pengumpulan & analisis data sastra; (5) Metode pembacaan heuristik &hermeneutik; (6) Penyusunan laporan penelitian sastra

Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan  mahasiswa  dapat memiliki pengetahuan dan wawasan  tentang Pertumbuhan dan Perkembangam Anak ditinjau dari segi  Motorik, Kognitif, Psikosocial. Emosi, Bakat, Moral, Sikap

MK Teori Sastra mempelajari tentang pembahasan konsep dasar hakikat sastra, genre sastra, pendekatan-pendekatan sastra sebagai alat untuk meneliti kesastraan Indonesia lebih lanjut, baik klasik hingga kontemporer.