Prodi PSDP 

Tabel 1. Mapping Table

Judul Mata kuliah           : Hukum dan Peraturan Perikanan

Kode Mata kuliah           :

Semester                          :

SKS                                     : 2

Pengajar                           : Ir. Samsul Huda, MP

Deskripsi Mata kuliah : Mata kuliah ini memberikan kemampuan memahami ruang lingkup Hukum dan Peraturan Perikanan, merancang dan mengevaluasi Program kegiatan Perikanan terkait aturan hukum yang berlaku; menganalisis ketepatan pelaksanaan dan permasalahan. 

Capaian pembelajaran :

1.       Mahasiswa mampu memahami ruang lingkup Hukum dan Peraturan Perikanan

2.       Mahasiswa mampu merancang dan mengevaluasi Program kegiatan Perikanan

3.       Mahasiswa mampu menganalisis ketepatan pelaksanaan dan permasalahan di lapangan.

No.

Pokok Bahasan

Dokumen

Gambar/Animasi

Audio/video

Tes/quis/tugas

Waktu

Lingk:Url

Metode

1.

Ruang likup Hukum dan Peraturan Perikanan

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

2.

Sejarah Konsep- hukum keberadaan lautan

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

3.

Hukum laut Internasional sebelum UNCLOS

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

4.

Zona laut Teritorial

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

5.

Zona laut Kepulauan

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

6.

Zona Ekonomi Exlusiv

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

7

Aturan dan ketentuan pada kawasan ZEE

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

8.

Sejarah Peraturan Perikanan dan hukum di Indonesia

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

9.

UTS

 

 

 

 

 

 

 

10.

Hukum Kelautan Indonesia

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

11.

Hukum Perikanan Indonesia

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

12.

Perkembangan agribisnis Perikanan  Indonesia

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

13.

Upaya pelestarian Lingkungan dan sumberdaya ikan

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

14.

IUU FISHING

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

15.

Sengketa batas maritime

docx

PPT & jpg

-

-

100 ‘

-

Kuliah dan diskusi

16.

UAS

 

 

 

 

 

 

 

 

Bahasan 1.

Kuliah Awal Lingkup materi

E-learning

Sebagai negara kepulauan Indonesia memiliki keaneka ragaman hayati laut berbeda dengan negara lainya, perkembangan ekonomi dan keberlanjutan kehidupan manusia terhadap kebutuhan pangan sangat erat kaitanya sumberdaya alam yang dimiliki. Ciri khas bidang perikanan adalah sangat tergantung pada sektor penangkapan utamanya pada terciptanya sumberdaya yang berkelanjutan, karena duperlukan manajemen dalam pengelolaanya agar tidak terjadi kelebihan tangkap (over fishing) karena pengelolaan yang buruk, hal ini termasuk dalam lingkup tantangan kelembagaan tata kelola dan ekonomi.

Sejarah konsepsi mengenai laut :

1.res nullius, konsepsi ini menyatakan bahwa laut tidak ada pemiliknya, sehingga dapat diambil dan dimiliki oleh tiap-tiap negara

2. res communis, konsepsi ini menyatakan bahwa laut adalah milik bersama, masyarakat dunia sehingga tidak dapat diambil dan dimiliki oleh tiap-tiap negara

 



Deskripsi Singkat Mata Kuliah:

Mata kuliah ini memberikan pengantar mengenai perikanan tangkap dalam lingkup Teknologi Penangkapan Ikan, Teknologi Alat Penangkapan Ikan, Kepelabuhanan Perikanan dan Kebijakan Pengelolaan, Kapal dan Transportasi Perikanan serta Sistem dan Kebijakan Perikanan Tangkap


KLIMATOLOGI DASAR

Ruang lingkup Klimatologi, Peranan iklim dalam kehidupan manusia, hewan dan tanaman,. Lapisan atmosfer dan susunan komposisinya. Mekanisme terjadinya variasi unsur iklim di permukaan bumi (Radiasi Matahari : Suhu udara dan tanah; Kelembaban udara; Angin dan tekanan udara; Keawanan; Evaporasi dan evapotranspirasi; Presipitasi). Pengelolaan dan interpretasi data. Pengenalan metode penggolongan tipe iklim.

 

 

Mata kuliah ini memberikan kemampuan memahami ruang lingkup Teknik Pemetaan Daerah Penangkapan Ikan, merancang dan menyusun Pra kiraan Peta Daerah Penangkapan Ikan serta; menganalisis ketepatan Daerah Penagkapan Ikan. 

Menegenalkan berbagai bahan, alat dan metoda penangkapan ikan serta pelabuhan perikanan

Deskripsi Mata Kuliah/Capaian Pembelajaran Dari Mata Kuliah Ekologi Perairan

MATERI PERTEMUAN MINGGU 1

UNIVERSITAS DR. SOETOMO

Jl. Semolowaru 84 Surabaya

ANALISIS INSTRUKSIONAL

Mata Kuliah : Menejemen Operasi Penangkapan Ikan

Semester/Bobot :VII/3 Sks

Dosen Pengampu : Ir. Samsul Huda, MP

1.   Penentuan Capaian Pembelajaran

 

 Matakuliah : Manajemen Operasi Penangkapan  

Bidang Kemampuan

Deskripsi tingkat kemampuan

Deskripsi tingkat keluasan dan kerumitan materi keilmuan


Kognitif

Menjelaskan (C1) dan menganalisis (C4)

Menjelaskan dan menganalisis persoalan sistem dalam bidang perikanan tangkap.

Psikomotorik

Membuat (P2)

Membuat model sistem bidang perikanan tangkap.

Afektif

Mengasumsikan penilaian (A3)

Mengasumsikan model estimasi produksi sumberdaya perikanan tangkap.

Capaian Pembelajaran

Mahasiswa mampu menjelaskan, mengasumsikan dan membuat : pendekatan sistem dalam  operasi penangkapan ikan guna menunjang industri perikanan tangkap (C2, A3, P2)

 

 

 

















2.   Penetapan Kemampuan Akhir yang direncanakan dan indikator

 


Matakuliah     

: Manajemen Oprarasi Penangkapan Ikan

 

 

Capaian Pembelajaran

:

 

 

No

Kemampuan Akhir yang direncanakan

Indikator

Materi

 

1

1.     Mahasiswa mampu menjelaskan  wirausaha dan impian (C2)

 

1.1. Dapat menjelaskan impian menjadi  wirausaha.

1.1    Impian menjadi wirausaha.

 

1.2. Dapat menjelaskan impian harus Smart

1.2    Impoian Smart

 

1.3.Dapat menjelaskan pengertian 

       entrepreneur

1.3    Pengertian 

  entrepreneur.

 

1.4.Dapat menjelaskan pendapat para

      pakar mengenai kewirausahaan.

1.4  Pendapat pakar 

mengenai kewirausahaan

 

1.5.Dapat menjelaskan keuntungan dan

       kerugian wirausaha.

1.5 Keuntungan dan kerugian wirausaha.

 

1.6.Dapat menjelaskan langkah langkah

      memulai wirausaha.

1.6 Langkah mulai wirausaha.

 

2

 

 

 

 

2.Mahasiswa 

mampu 

      Menjelaskan  

      karakter

      kewirausahaan  

      (C2)

2.1.Dapat menjelaskan karakter

      wirausaha.

2.1.   Karakter 

 wirausaha.

 

2.2.Dapat menjelaskan faktor penyebab

      kegagalan wirausaha.

2.2    Faktor 

         penyebab

         kegagalan

         wirausaha.

 

3

3.     Mahasiswa  

      mampu menjelaskan penentuan peluang usaha (C2)

3.1.Dapat menjelaskan penentuan peluang usaha.

3.1   Penentuan peluang usaha.

 

3.2.Dapat menjelaskan lapangan dan pengembangan gagasan usaha.

3.2   Pengembangan gagasan usaha.

 

4.

 

4.    Mahasiswa mampu  menjelaskan ketegasan dalam aspek produksi (C2)

 

 

 

4.1.Dapat menjelaskan definisi produksi.

4.1.  Definisi produksi .

 

4.2.Dapat menjelaskan kebutuhan proses produksi .

4.2.  Kebutuhan dalam proses produksi .

 

4.3.Dapat menjelaskan bahan baku .

4.3.  Macam bahan prodiksi.

 

4.4.Dapat menjelaskan biaya produksi.

4.4   Biaya dalam proses produksi.

 

4.5.Dapat menjelaskan proses produksi.

4.5   Proses produksi.

 

4.6.Dapat menjelaskan pengendalian  produksi.

4.6   Pengendalian produksi.

 

5.

5.Mahasiswa mampu  

   Menjelaskan dan

   menerapkan 

   komunikasi dalam

   wirausaha (C3)

 

5.1 Dapat menjelaskan dan menerapkan pengertian komunikasi .

5.1   Pengertian komunikasi.

 

5.2 Dapat menjelaskan dan menerapkan komponen komunikasi .

5.2   Penerapan komponen komunikasi.

 

5.3 Dapat menjelaskan dan menerapkan tujuan dan fungsi komunikasi .

5.3   Tujuan dan fungsi komunikasi.

 

5.4 Dapat menjelaskan dan menerapkan kegunaan komunikasi .

5.4   Kegunaan  komunikasi.

 

5.5 Dapat menjelaskan dan menerapkan komunikasi dalam organisasi.

5.5   Komunikasi dalam organisasi.

 

5.6 Dapat menjelaskan dan menerapkan teknik Presentasi.

5.6   Teknik presentasi.

 

5.7 Presentasi.

5.7   Presentasi paper.

 

6.

6.Mahasiswa mampu  menjelaskanfishing ground dalam penangkapan ikan (C2)

 

6.1 Dapat menjelaskan pengertian “fishing ground” dalam penangkapan ikan.

6.1   Terbentuknya “fishing ground” penangkapan ikan.

 

6.2 Dapat menjelaskan macam  “fishing ground” dalam penangkapan ikan.

6.2   Jenis  “fishing ground” penangkapan ikan.

 

6.3 Dapat menjelaskan ciri-ciri   “fishing ground” dalam penangkapan ikan.

6.3   Ciri deteksi secara fisik dan analisis peta potensi “fishing ground” penangkapan ikan.

 

7.

7.Mahasiswa mampu  menjelaskan analisa sistem dalam perikanan tangkap (C2)

7.1 Dapat menjelaskan model analisis sistem dalam perikanan tangkap.

7.1   Jenis macam model dalam sistem dalam perikanan tangkap.

 

7.2 Dapat menjelaskan model analisis sistem hubungannya dengan jarak daerah tangkapan.

7.2   Model analisis sistem dengan penentuan daerah tangkapan.

 

7.3 Dapat menjelaskan model analisa sistem hubungannnya dengan penanganan hasil tangkapan.

7.3   Model analisis sistem dengan penanganan hasil tangkapan.

 

8.

8.Mahasiswa mampu  menjelaskan penggunaan sistem dalam perikanan tangkap (C2).

8.1 Dapat menjelaskan pemilihan penggunaan sistem dalam perikanan tangkap.

8.1   Pemilihan penggunaan sistem dalam perikanan tangkap.

 

8.2 Dapat menjelaskan pemilihan penggunaan sistem hubungannya dengan keberlanjutan sumberdaya perikanan tangkap.

8.2   Pemilihan penggunaan sistem hubungannya dengan keberlanjutan sumberdaya perikanan tangkap.

 

8.3 Dapat menjelaskan pemilihan penggunaan sistem hubungannya peraturan per undang undangan pemerintah dalam penggunaan jenis alat tangkap.

8.3   Pemilihan penggunaan sistem hubungannya dengan penerapan peraturan pemerintah tentang pemilihan jenis alat tangkap.

 

9.

9.Mahasiswa mampu  membuat sistem dalam perikanan tangkap (P2)

 

9.1 Dapat membuat disain sistem dalam perikanan tangkap.

9.1   Disain sistem dalam  dalam perikanan tangkap.

 

9.2 Dapat menjelaskan keunggulan dan kelemahan penggunaan sistem dalam perikanan tangkap.

9.2   Keunggulan dan kelemahan penggunaann sistem dalam perikanan tangkap.

 

9.3 Dapat menjelaskan solusi pemecahan kelemahan sistem dalam penggunaan jenis alat tangkap.

9.3   Solusi pemecahan masalah kelemahan suatu  sistem dalam perikanan tangkap.

 

10.

10.Mahasiswa mampu menjelaskan sistem industri perikanan tangkap (C2)

10.1 Dapat menjelaskan sistem industri perikanan tangkap.

10.1  Sistem industri  perikanan tangkap.

 

10.2 Dapat menjelaskan sistem industri hubungannya dengan penggunaan model sistem dalam perikanan tangkap.

10.2  Sistem industri  perikanan tangkap hubungannya dengan sistem dalam perikanan tangkap.

 

10.3 Dapat menjelaskan sistem industri hubungannya dengan jenis hasil tangkapan dengan  sistem dalam perikanan tangkap.

10.2  Sistem industri  perikanan tangkap hubungannya jenis spesies dengan sistem dalam perikanan tangkap.

 

11.

11.Mahasiswa mampu menjelaskan pemodelan sistem perikanan tangkap (C2)

 

11.1 Dapat menjelaskan pemodelan sistem perikanan tangkap.

11.1  Pemodelan  sistem perikanan tangkap.

 

11.2Dapat menjelaskan keunggulan dan kelemahan pemodelan sistem perikanan tangkap.

11.2  Keunggulan dan kelemahan pemodelan sistem dalam perikanan tangkap.

 

11.3Dapat menjelaskan solusi kelemahan pemodelan sistem perikanan tangkap.

11.3 Solusi kelemahan pemodelan sistem dalam perikanan tangkap.

 

12.

12.Mahasiswa mampu mengasumsikan estimasi produksi perikanan tangkap (A3)

 

12.1 Dapat menjelaskan macam analisis estimasi produksi tangkap.

12.1  Macam model estimasi produksi perikanan tangkap.

 

12.2 Dapat menjelaskan persyaratan penggunaann jenis model analisis estimasi produksi tangkap.

12.2  Persyaratan penggunaan pemilihan model estimasi peroduksi tangkapan.

 

12.2 Dapat menjelaskan hasil analisis penggunaan model estimasi produksi tangkap.

11.3 Analisis hasil penerapan model estimasi produksi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Mempelajari peran dan fungsi navigasi dalam pelayaran kapal ikan, bentuk bumi, patokan serta susunan koordinat bumi dalam ilmu navigasi kapal ikan, penentuan posisi kapal ikan menggunakan pedoman (magnet, haluan, jarak dan peta mercator), mempelajari rambu-rambu laut dengan baik, mampu menentukan posisi kapal pada daerah fishing ground

Membahas tentang pendekatan sistem dalam operasi penangkapan ikan; pendekatan sistem dalam menunjang industri perikanan tangkap